Iran vs Israel Panas, Saham Asia Jatuh! IHSG Terburuk

Uncategorized107 Dilihat


Jakarta, CNBC IndonesiaPada Selasa (16/4/2024), sebagian besar bursa Asia-Pasifik mengalami penurunan perdagangan di tengah situasi yang masih panas di Timur Tengah setelah Iran melakukan serangan balasan terhadap Israel.

Di antara beberapa indeks saham acuan di kawasan Asia-Pasifik, TAIEX Taiwan, Nikkwi 225 Jepang, KOSPI Korea Selatan, dan ASX 200 Australia semuanya berada di zona merah. Namun IHSG mengalami koreksi terberat pada awal perdagangan dengan melemah 2,68% meski pelemahan tersebut berangsur mereda.

Berikut pergerakan bursa Asia Pasifik hari ini.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun lebih dari 2% pada pembukaan perdagangan hari ini. Namun selang beberapa menit koreksi tersebut berhasil diperbaiki.

IHSG ambruk akibat libur panjang dalam rangka Idul Fitri 2024 atau Idul Fitri 1445 H, sehingga ada ketinggalan Selain itu, ada tindakan. pengambilan keuntungan Investor pun memberikan tekanan pada IHSG hari ini.

Sementara itu, pasar saham Jepang melemah karena yen mencapai level 154 per dolar AS, level terendah sejak Juni 1990.

dolar Amerikamenguat karena inflasi yang stagnan dan pertumbuhan ekonomi yang kuat menyebabkan investor menurunkan ekspektasi mengenai waktu penurunan suku bunga Federal Reserve. Bank sentral AS kini juga memperkirakan penurunan suku bunga lebih sedikit dibandingkan sebelumnya.

Semalam di AS, saham-saham melemah pada hari Senin karena kenaikan imbal hasil dan kekhawatiran mengenai konflik di Timur Tengah menutupi kuatnya pendapatan Goldman Sachs dan data penjualan ritel yang panas.

Suku bunga yang lebih tinggi juga menghambat pergerakan pasar dan imbal hasil (memanen) Surat utang Treasury 10-tahun naik selama sesi ini di atas level penting 4,6% hingga mencapai titik tertinggi sejak pertengahan November.

Baca Juga  Viral Warga Israel Manfaatkan Bantuan Indomie, Begini Pergerakan Saham INDF-ICBP

Sebelumnya, konflik di Timur Tengah kembali meningkat pada tahun 2018 Sabtu malam setelah Iran melakukan serangan balasan terhadap Israel. Hal ini berisiko meningkatkan eskalasi regional karena Amerika Serikat (AS) menjanjikan dukungan “kuat” kepada Israel.

Serangan Iran ini merupakan balasan atas serangan Israel terhadap konsulat Iran di Damaskus, Suriah, pada awal April lalu. Sebanyak 11 orang tewas, termasuk tiga jenderal Garda Revolusi Iran (IRGC), antara lain Mohammad Reza Zahedi dan Mohammad Hadi Haji Rahimi.

Serangan drone ini menimbulkan kekhawatiran serius bagi pasar keuangan global. Pasar keuangan Indonesia yang baru dibuka hari ini tentunya akan memperhitungkan dampak serangan drone Iran terhadap Israel.

Pasalnya, konflik bisa meluas jika Israel dan sekutunya membalas. Serangan tersebut juga membuat kawasan Timur Tengah semakin panas pasca pecahnya perang Israel melawan Hamas pada awal Oktober 2023.

Dampak dari serangan ini akan berdampak pada beberapa hal, seperti penerbangan, harga komoditas, dan inflasi global.

Sebelum berdampak lebih besar terhadap inflasi global, data inflasi AS bulan Maret 2024 telah dirilis dan hasilnya kembali memanas.

Inflasi AS secara tak terduga naik menjadi 3,5% (tahun ke tahun/tahun ke tahun) pada Maret 2024 dari 3,2% pada Februari tahun lalu.

Perekonomian AS yang masih panas dan inflasi membuat pasar pesimistis apakah The Fed akan menurunkan suku bunganya dalam waktu dekat.

Alat Fedwatch CME menunjukkan pelaku pasar sekarang hanya bertaruh 21,7% jika Fed memangkas suku bunga pada bulan Juni. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan dua minggu lalu yang mencapai 60-70%.

Jika eskalasi ini terus berlanjut dalam jangka waktu yang lama, inflasi global, termasuk di AS, akan sulit untuk diturunkan kembali. Alhasil, ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga acuan akan kembali memudar, dan kemungkinan penurunan suku bunga lagi tidak akan terjadi pada tahun ini.

Baca Juga  Multifinance Pulih, OJK Akhiri Program Stimulus Covid-19

RISET CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

Bursa Asia sepi karena masih banyak yang libur. Apakah IHSG bisa bahagia?

(bhd/bhd)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *