Anak buah Eric Thohir terang-terangan membicarakan hasil kegiatan pertambangan BUMN

Uncategorized98 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Kantor Pusat Khusus Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga mengatakan, kinerja perusahaan pertambangan pelat merah yang dibentuk di bawah holding pertambangan MIND ID, seperti Freeport, PT Aneka Tambang (Persero) Tbk, sejauh ini sangat baik. (ANTM) dan PT Bukit Assam (Persero) Tbk. (PTBA)

“Kalau penambangan kita, Freeport keren banget. Freeport keren banget,” ujarnya kepada CNBC Indonesia, Kamis (18 April).

Arya mengatakan, Antam sebenarnya memiliki bisnis terkait jual beli emas yang dilakukan oleh seorang pria yakni Budi Said. Namun kini sudah ada titik terang dan keadaan kembali membaik sesuai dengan keputusan pengadilan.

“Antam kemarin ada di sana kasus, masalah jual beli emas. Namun dari sudut pandang hukum, sepertinya semuanya akan baik-baik saja kembali. Namun karena kemarin ada Rp 1,5 triliun di bank, maka tidak bisa dicairkan karena keputusan MA. “Tapi kami berharap ketika kasus ini diperiksa kembali oleh Kejaksaan Agung, kasusnya bisa kembali seperti itu,” jelasnya.

Apalagi, lanjutnya, kinerja Antam saat ini sudah bagus dari sisi produksi dan pengolahan nikel. “Kinerja Antam, apalagi nikel dan sebagainya seperti ini. Bahkan sekarang sudah sampai ke hilir. Saya berharap sebelum Kepatria baik-baik saja,” imbuhnya.

Selain itu, kinerja perusahaan pertambangan pelat merah lainnya seperti PTBA juga menunjukkan kinerja yang baik. Hal ini didukung oleh harga batu bara yang saat ini sedang menguntungkan.

“Memang di Inalum ya, kita juga kenal Inalum, apalagi dia. Kalau di Inalum banyak yang stres, kenapa? Kapasitas produksinya sudah sangat tinggi. Makanya masyarakat berebut produknya,” ujarnya.

Menurut dia, hampir seluruh BUMN pertambangan memiliki indikator kinerja yang cukup baik. Jika kinerja suatu perusahaan buruk, hal ini lebih berkaitan dengan harga pasar. “Misalnya batu bara turun. Tapi dari segi produktivitas, indikator produksinya tidak berubah. Hanya harga pasar batu bara yang mempengaruhi keuangan,” imbuhnya.

Baca Juga  18 Film Indonesia dan Hollywood yang Akan Tayang di Bioskop Sepanjang Bulan Agustus 2023

“Jadi itu hanya timah. Jadi dalam beberapa tahun terakhir, jika kita berbicara tentang timah, yang selalu kita bicarakan adalah timah. Inilah yang terjadi. Freeport punya peluang. Tapi itu bukan karena apa pun. Satu atau dua tahun lagi produksinya bisa dimulai. Tapi setelah mulai berproduksi, akan meningkat lagi. Apalagi smelter tembaga di Gresik akan mulai beroperasi kembali, tutupnya.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

Tangan kanan Erik Thohir mengungkap langkah strategis BUMN di tahun 2024

(ay/ay)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *