Wall Street Dibuka Hijau Sementara Investor Khawatir

Uncategorized123 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Pasar saham AS menunjukkan penguatan tipis pada pembukaan perdagangan Rabu (27 Maret) malam waktu Indonesia. Wall Street telah mengalami penurunan sebelumnya karena investor mencoba memperpanjang reli yang telah mengangkat pasar ke level tertinggi setelah jatuh pada perdagangan sebelumnya.

S&P 500 naik 0,2%, Nasdaq Composite naik 0,4% dan Dow Jones Industrial Average melonjak 52 poin, atau 0,1%.

Ketiga indeks utama tersebut menutup sesi perdagangan kemarin dengan melemah. 30 saham Dow Jones Industrial Average turun 0,4%, sedangkan S&P 500 dan Nasdaq Composite turun sekitar 0,3%. Indeks Dow dan S&P 500 mengalami pelemahan untuk kedua kalinya berturut-turut.

Meskipun demikian, indeks-indeks utama masih menuju kenaikan selama lima bulan berturut-turut. Nasdaq Composite naik 1,8% bulan ini, sedangkan Dow naik 0,8%.

Kenaikan tersebut ditopang oleh saham McCormick yang menguat 9% setelah kinerja positif di kuartal I. Saham Seagate Technology pun naik 9% setelah mendapat rating outperform dari Morgan Stanley.

Begitu pula dengan saham Krispy Kreme yang melonjak 18% setelah perusahaan donat tersebut mengumumkan perluasan kemitraan dengan McDonald’s.
Saham Tesla naik 6% sebagai rebound dari tren penurunan pembuat kendaraan listrik tersebut, yang mengalami kesulitan sepanjang tahun ini.

Namun meski beberapa pihak khawatir keuntungan pasar telah melampaui tingkat harga yang wajar, investor masih belum bisa menghindari saham tersebut, menurut Warren Pies, salah satu pendiri 3Fourteen Research.

“Ada banyak orang yang kurang mendapat alokasi atau kurang terwakili di pasar. [saham] “Saya pikir kombinasi dari soft landing, dukungan dari Federal Reserve dan kurangnya investasi dana strategis dan institusional membuat reli ini dapat berlanjut. “

Baca Juga  IHSG anjlok hingga 7.100, asing ketahuan jual saham tersebut

Data ekonomi AS menunjukkan pesanan barang tahan lama AS naik 1,4% pada bulan Februari, mengalahkan perkiraan konsensus ekonom sebesar 0,8%, menurut StreetAccount.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel selanjutnya

Pengangguran AS turun, Wall Street terjun bebas

(OU)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *