Vaskita optimis terhadap peningkatan pertumbuhan jangka panjang

Uncategorized71 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia– PT Waskita Karya (Persero) Tbk berencana proses restrukturisasi keuangan efektif pada semester I 2024 sebagai upaya meningkatkan kinerja perseroan. Saat ini, Perseroan telah mendapatkan seluruh persetujuan dari 21 Himbara dan bank swasta.

Selain itu, untuk mencapai pertumbuhan berkelanjutan, Vaskita Karya juga telah menerapkan Grand Strategy yang tertulis dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2020-2024 dengan melakukan diversifikasi pendapatan, meningkatkan efisiensi, mengelola keuangan, meningkatkan kapabilitas internal dan mengendalikan risiko bisnis.

Sekretaris Perusahaan Senior Vice President Perseroan, Ermi Puspa Yunita menjelaskan, perseroan saat ini fokus berkomunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mendapatkan persetujuan skema restrukturisasi dari pemegang obligasi dan perbankan.

“Seluruh Himbara dan bank swasta pada prinsipnya telah menyetujui skema restrukturisasi tersebut. Selain itu, Perseroan juga mendapat persetujuan atas 3 seri obligasi tanpa jaminan. Alhasil, PEFINDO menaikkan peringkat obligasi Wasquita dari idD menjadi idB. Hal ini memberikan optimisme perseroan dapat memulihkan kinerja perseroan,” jelas Ermey dalam keterangan tertulis, Kamis (16/5/2024).

Vaskita Karya juga telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan tata kelola dan efisiensi perusahaan melalui 8 bidang restrukturisasi keuangan. Salah satunya adalah penerapan kode etik yang melarang karyawan dan manajemen menjadi mitra bisnis, didukung dengan sistem whistleblowing untuk deteksi dini pelanggaran.

Selain itu, Perseroan juga melakukan sentralisasi pengadaan, engineering dan konstruksi lean pada proyek-proyek yang sedang berjalan, serta memastikan efisiensi biaya operasional dan reorganisasi untuk mendukung konsep lean office.

Selain dari sisi manajemen bisnis, pengelolaan sumber daya manusia yang baik juga diharapkan dapat membantu transformasi bisnis yang dipimpin Wasquita Karya, ujarnya.

Selain itu, selama lebih dari 63 tahun beroperasi, Waskita Karya telah memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan infrastruktur Indonesia. Perseroan saat ini memiliki sekitar 100 proyek yang sedang berjalan dan memberikan manfaat berkelanjutan kepada masyarakat melalui pembangunan jalan tol, real estate dan infrastruktur jalan tol seperti bendungan, pembangkit listrik, jaringan pipa, dll.

Baca Juga  Penarikan! Rupiah mulai lelah, dolar AS kini bernilai Rp 15.600.

Beberapa proyek besar Waskita Karya antara lain Tol Bekasi-Kawang-Kampung Melayu, Tol Chimangis-Chibitung, Bendungan Taping, Bendungan Raknamo.

Selain itu, Wasquita Karya juga telah berkontribusi pada 12 proyek IKN dengan total nilai kontrak Rp13,6 triliun dan bagian Wasquita Rp7,5 triliun.

Perseroan juga berencana menyelesaikan 7 proyek IKN pada semester I-2024, antara lain proyek Sepaku Ring Road Segmen 4 dan Multi-Purpose Tunnel-01 (MUT) atau Terowongan Bawah Tanah Multiguna yang akan selesai pada Mei 2024.

Sisanya 5 proyek yakni Proyek Jalan Tol IKN Seksi 5A, Sekretariat Presiden dan Gedung Pendukung, Kementerian Koordinator 4, Kementerian Koordinator 3, dan IPAL 123 IKN akan selesai pada semester I 2024.

Untuk menerapkan bisnis yang berkelanjutan, Perseroan melakukan sejumlah inovasi, termasuk meningkatkan biaya perolehan kontrak baru dengan memperkuat pasar luar negeri dan mendukung investasi anak perusahaan. Pada tahun ini, Perseroan juga memperkenalkan teknologi Co-Creation Construction, yang didasarkan pada kerja sama para pemangku kepentingan yang terlibat dalam proses konstruksi.

Vaskita Karya juga telah menyiapkan peta jalan pengelolaan sumber daya manusia (SDM) untuk mampu menghadapi perluasan pasar global.

Sejalan dengan upaya transformasi bisnisnya, Vaskita Karya berkomitmen menjalin komunikasi yang terbuka dan transparan dengan pemegang saham dan pemangku kepentingan. Selain itu, Perseroan juga rutin mengadakan pertemuan publik dan analis, pertemuan tatap muka dengan analis domestik dan internasional serta calon investor, serta kunjungan lapangan dengan investor dan analis untuk lebih memahami prospek pengelolaan bisnis.

Menurut Ermey, pemegang saham memegang peranan penting dalam keberlangsungan suatu perusahaan. Keputusan yang diambil dalam perusahaan selalu memperhatikan kepentingan Pemegang Saham.

“Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Waskita Karya berharap perusahaan dapat terus tumbuh dan berkembang karena sektor infrastruktur masih memiliki potensi untuk tumbuh seiring dengan tingginya kebutuhan infrastruktur di Indonesia, serta pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. masih tumbuh. lanjutkan,” kata Ermey.

Baca Juga  Minta Kepastian Status Anak kepada Penyanyi Andrigo, Tuty Ariesta Siap Lakukan Tes DNA

“Dengan pengalaman yang luas, lini bisnis yang saling melengkapi dan keterlibatan langsung dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia, Wasquita Karya berkomitmen untuk terus meningkatkan bisnisnya serta mengupayakan perkembangan positif berkelanjutan untuk menjadi perusahaan jasa konstruksi terkemuka. di Indonesia,” tutupnya.

Artikel berikutnya

Menteri BUMN Panggil Direksi Waskita dan WIKA, Apa yang Akan Dibahas?

(dpu/dpu)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *