Untuk keperluan perjudian online, pegawai Bank Banten membobol brankas dan mencuri Rp 6,1 miliar.

Uncategorized162 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Manajer Operasional Cabang Bank Banten (KCP) bernama Ridwan kedapatan mencuri Rp 6,1 miliar untuk perjudian online.

Kajati Banten Didik Farhan Alisiyahdi mengatakan, cara yang digunakan sederhana: ambil uang di brankas setiap hari. Hal ini mungkin terjadi karena Ridwan memiliki kombinasi kunci brankas milik Bank Banten.

Sebenarnya sederhana saja, dia meminumnya setiap hari, kata Didik, Senin (5/2/2024), seperti dikutip Detik News.

Begitu dia menerima uang tersebut, dia secara fiktif memanipulasi laporan pengeluaran bank melalui sistem perimbangan atau rekening RBS.

“Dan menurutnya, uang itu katanya digunakan untuk perjudian online dan keperluan lainnya, kami masih mendalami apakah benar aliran uang itu (untuk perjudian),” jelasnya.

Selain untuk berjudi online, jelas Didick, uang tersebut digunakan tersangka untuk membayar uang muka rumah. Selain itu, ada juga yang berhutang pada teman.

Terkait hal itu, Kejaksaan Banten menetapkan Ridwan sebagai tersangka perampokan brankas Bank KCP Malingping Banten, Lebak. Ia langsung diamankan penyidik ​​dan dibawa ke Rutan Kelas IIB di Serang.

Praktik korupsinya dimulai pada Februari 2022 hingga September 2022 dan berlangsung sekitar 7 bulan saat ia mengambil uang tunai dari brankas. Pada sore atau malam hari, saat karyawan sudah pulang.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

BPD Bali Akui Rp 21,59 Miliar Hilang dari Dana Nasabah

(ay/ay)


Quoted From Many Source

Baca Juga  Erik Thohir Batuk Akibat Polusi, IKN Promosikan Udara Bersih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *