Suami Sandra Dewi Simpan Rp 76 Miliar di Rumah, PPATK: Banyak caranya

Uncategorized64 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Suami Sandra Dewi sekaligus tersangka kasus dugaan korupsi PT Timah Tbk (TINS), Harvey Moyes, dikabarkan menyimpan uang tunai senilai Rp 76 miliar di dalam rumah. Hal itu terungkap melalui penggeledahan yang dilakukan Kejaksaan Agung (Kejagung RI).

Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Ivan Justiavandana mengatakan, banyak cara yang dilakukan seseorang untuk menyimpan uang miliaran di rumah pribadi.

“Iya, tujuannya banyak,” kata Ivan kepada CNBC Indonesia seperti dikutip, Sabtu (4 Juni 2024).

PPATK akan ikut serta dalam kasus ini sesuai dengan kebutuhan penyidikan Kejaksaan Agung RI. Berdasarkan kasus-kasus sebelumnya, PPATK berhasil mengetahui sumber harta atau aliran dana Harvey Moyce, meski sebagian besar disimpan di rumahnya.

“Dalam banyak kasus lain, sumbernya masih bisa dideteksi sebelumnya,” kata Ivan.

Dari penggeledahan di kediaman Harvey Moeis dan Sandra Dewi, Pakubuwono, Jakarta Selatan, Kejaksaan Agung RI menemukan dan menyita uang tunai senilai Rp76 miliar, termasuk mobil mewah yakni Rolls Royce dan Mini Cooper; jam tangan seperti Rolex Chronograph Paul Newman dan Patek Philippe Nautilus 5980R/001; dan logam mulia.

Sebagai informasi, Harvey Moyes merupakan pengusaha kelahiran 30 November 1985 asal Papua, Ambon, dan Makassar. Sementara Harvey bukanlah sosok baru di sektor komoditas dan pertambangan.

Sumber kekayaan Harvey diketahui berasal dari bisnis pertambangan. Keluarga besar Harvey telah lama berperan penting di bisnis batu bara, bermitra dengan sejumlah perusahaan seperti PT Refined Bangka Tin dan CV Venus Inti Perkasa.

Sedangkan Harvey memiliki sejumlah usaha di bidang pertambangan batu bara, yakni PT Multi Harapan Utama (MHU) di Kalimantan Timur sebagai Komisaris Utama.

Baca Juga  Kisah runtuhnya kerajaan bisnis Salim setelah 3 dekade sukses

Tak hanya itu, Harvey juga memiliki saham di sejumlah perusahaan pertambangan, yakni PT Refined Bangka Tin (RBT) yang merupakan salah satu produsen batangan timah murni (tin ingot) terbesar di Indonesia, CV Venus Inti Perkasa, PT Tinindo Inter . Nusa, PT Sariviguna Bina Sentosa dan PT Stanindo Inti Perkasa.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

Rincian kerugian bisnis timah suami Sandra Devi yang besarannya mencapai Rp 271

(fsd/fsd)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *