Suami masuk penjara dan menceraikan istri setelah untung Rp 26 miliar

Uncategorized93 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Tidak ada yang menyangka niat mencari uang bisa berujung pada perceraian. Hal ini dihadapi oleh seorang pria Texas yang mengaku melakukan insider trading dan berhasil meraup keuntungan ilegal sebesar US$1,7 juta atau Rp 26,56 miliar.

Semuanya bermula dari pengakuannya tentang perdagangan saham setelah dia mendengar istrinya berbicara di tempat kerja di rumah. Jaksa federal AS telah menetapkan bahwa seorang pria bernama Tyler Loudon membeli saham TravelCenters of America Inc. beberapa waktu lalu.

Dia kemudian melikuidasi rekening pialang dan pensiunnya pada Februari 2023 ketika BP mengumumkan akan membeli TravelCenters of America dengan premi 74%. Laudon pun meraup keuntungan sebesar US$1,76 juta atau setara Rp 27 miliar.

Istri Loudon, yang tidak disebutkan namanya dalam dokumen pengadilan, adalah manajer merger dan akuisisi di perusahaan minyak dan gas raksasa Inggris, BP.

Pada 16 Februari 2023, TravelCenters of America mengumumkan persetujuannya untuk diakuisisi oleh BP sehingga menyebabkan harga sahamnya melonjak 70,8%.

Berdasarkan dokumen pengadilan, usai lompatan tersebut, Loudon langsung menjual seluruh saham yang dibelinya tanpa sepengetahuan istrinya.

“Tuan Loudon membuat kesalahan besar dalam pengambilan keputusannya dan bertanggung jawab penuh,” kata pengacara Tyler Loudon, Peter Seidenberg, dalam keterangannya kepada New York Times, Senin (26 Februari 2024).

Alamdar S. Hamdani, Jaksa AS untuk Distrik Selatan Texas, Kamis mengumumkan bahwa Loudon mengaku bersalah atas penipuan sekuritas. Pria Texas itu juga mencapai penyelesaian sebagian dengan SEC, yang mengajukan gugatan perdata terhadapnya. BP menolak berkomentar.

Istri Tyler Loudon diketahui mulai mengerjakan usulan akuisisi TravelCenters of America oleh BP pada awal tahun 2022. Dia dan Loudon, yang bekerja di perusahaan publik, sering kali bekerja dari rumah (WFH) dengan jarak sekitar 20 kaki.

Baca Juga  Berkaca pada Bank Mandiri, CT mengungkap kunci bisnis berkelanjutan

Jaksa federal mengatakan Loudon mengetahui atau “sangat ceroboh karena tidak mengetahui” bahwa informasi yang dia dengar atau diberitahu tentang kesepakatan BP bersifat rahasia.

Loudon mulai membeli saham TravelCenters of America pada 27 Desember 2022, dan selama tujuh minggu berikutnya, menurut pengaduan, dia “secara metodis” menjual sekitar $2,16 juta posisi dari akun pialang individualnya dan Roth IRA miliknya untuk membeli lebih banyak saham. perusahaan saham gabungan.

Dia tidak memberi tahu istrinya, kata jaksa federal. Setelah merger diumumkan secara publik, Otoritas Pengatur Industri Keuangan, sebuah regulator bisnis swasta, meminta informasi dari BP tentang kesepakatan tersebut pada akhir Maret 2023, kata pengaduan tersebut.

Istri Loudon mengatakan kepada suaminya bahwa mantan rekan kerja yang bekerja pada akuisisi tersebut telah mengeluh kepadanya tentang pengacara BP yang meminta informasi pribadi. Loudon bertanya kepada istrinya apakah karyawan lain akan menjalani pengawasan serupa, dan istrinya menjawab bahwa mereka juga akan menjalani pemeriksaan serupa.

Seminggu kemudian, Loudon memberi tahu istrinya bahwa dia telah membeli saham sebelum akuisisi, namun tidak menyebutkan berapa banyak saham atau berapa banyak uang yang telah dia hasilkan, kata pengaduan tersebut.

Istri Loudon “terkejut” dengan pengakuan tersebut dan memberi tahu atasannya, menurut pengaduan tersebut. Istrinya pun diberi cuti administratif dan akhirnya dipecat.

BP meninjau pesan teks dan email istri Loudon dan tidak menemukan bukti bahwa dia sengaja mengungkapkan informasi atau mengetahui tentang perdagangan suaminya.

“Setelah pengakuan Loudon, istri Loudon pindah dari rumah dan sama sekali tidak lagi berhubungan dengan Loudon,” demikian isi pengaduan tersebut. Istri Loudon memulai proses perceraian pada Juni 2023.

Loudon menghadapi hukuman maksimal lima tahun penjara dan kemungkinan denda maksimum $250.000, kata jaksa. Loudon juga menyetujui perjanjian pembelaan untuk menyerahkan keuntungannya sebesar $1.763.522 ke Amerika Serikat. Hukuman dijadwalkan pada 17 Mei.

Baca Juga  Bank RI Lain Bangkrut, OZhK Ungkap Alasannya

[Gambas:Video CNBC]

(luar biasa/luar biasa)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *