Seorang ahli mengungkap rahasia asuransi Mirna senilai Rp 69 miliar

Uncategorized226 Dilihat

Jakarta, CNBC Indonesia – Uang Pertanggungan (UP) Asuransi Jiwa dapat berbeda pada setiap orang. Umumnya, jumlah pertanggungan akan lebih tinggi jika seseorang menjadi penyedia utama.

Hal ini mungkin bisa menjadi gambaran kontroversi uang asuransi mendiang Wayan Myrna Salihin yang digadang-gadang memiliki uang asuransi jiwa senilai US$5 juta di luar negeri atau setara Rp 69 miliar. Alhasil, timbul dugaan ada yang sengaja menjebak Jessica sebagai tersangka demi membayar dana asuransi jiwa Myrna.

“Misalnya kalau mengasuransikan orang yang merupakan key person, maka nilai pertanggungannya akan besar, misalnya. Tapi dari sudut pandang… rata-rata “Misalnya kalau masyarakat umum atau biasa disebut tertanggung umum, mungkin hanya ratusan juta,” kata pakar forensik klaim asuransi Dedi Christianto kepada CNBC Indonesia, Rabu (4/10/2023).

Jika uang asuransinya mencapai miliaran, mungkin orang tersebut adalah orang penting yang jika meninggal dunia bisa berdampak pada kehidupan banyak orang, misalnya pengusaha.

Dedi menjelaskan, penghitungan besaran uang asuransi dilakukan berdasarkan kriteria tertentu. Salah satu hal terpenting adalah pendapatan.

Pendapatan seseorang dapat memberikan jaminan kepada perusahaan asuransi bahwa ia akan mampu membayar premi yang lebih tinggi dan menerima uang pertanggungan yang lebih tinggi.

Selain pendapatan, masih banyak faktor lain yang menjadi pertimbangan asuransi dalam menentukan nilai pertanggungan, seperti pekerjaan, hobi, dan lain sebagainya.

“Misalnya seseorang mempunyai hobi seperti paralayang, terjun payung, atau apa pun yang berisiko, maka tentukan apakah risikonya tinggi,” jelas Dedi.

Artinya semakin besar risikonya maka semakin besar pula uang pertanggungannya. Ini akan menjadi proses yang linier, dimana premi yang dibayarkan akan semakin mahal.

Selain itu, usia merupakan faktor penting. Ia mencontohkan orang lanjut usia yang memiliki peluang mortalitas atau kematian lebih tinggi dibandingkan orang yang lebih muda.

Baca Juga  Buat rekor: jumlah pelanggan Internet dalam zlotys telah mencapai 1 juta

Yang tidak kalah pentingnya, ketika memilih risiko, perusahaan asuransi juga harus memperhitungkan kemungkinan bahwa uang yang diinvestasikan pada perusahaan asuransi tersebut merupakan hasil dari, misalnya pencucian uang. Dengan cara ini Anda dapat menghindari risiko manipulasi klaim.

Kembali ke kasus Myrna, belakangan dikabarkan ayah Myrna, Darmawan Salihin tak membantah Myrna punya asuransi. Namun, dia tidak merinci polis asuransi apa yang dimilikinya. Darmawan mengatakan besaran asuransinya sebesar Rp 10 juta.

Darmawan pun menyebut ucapan Yudi bohong. Kemudian polisi sendiri menyatakan Mirna tidak memiliki asuransi jiwa dengan nilai pertanggungan sebesar 5 juta dolar AS.

Sedangkan Mirna merupakan putri pengusaha Edi Darmawan Salihin dan Ni Ketut Sianti. Meringkas berbagai sumber, ia menyelesaikan studinya di Jubilee School Jakarta dan kemudian pindah ke Australia pada tahun 2005 untuk melanjutkan studi dan bekerja.

Ia menikah dengan Arif Soemarco di Bali pada November 2015. Tak lama setelah menikah, tepatnya 6 Januari 2016, nama Myrna mulai menjadi sorotan publik karena menjadi korban pembunuhan dengan racun di sebuah kafe di Grand Indonesia, Jakarta. Kasus ini kemudian dikenal dengan sebutan kopi sianida.

[Gambas:Video CNBC]

(mx/mx)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *