Perekonomian RI Belum Tumbuh Optimal, Bagaimana Nasib Rupee?

Uncategorized83 Dilihat

Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupee kembali melemah terhadap dolar AS. Pertumbuhan ekonomi dinilai masih kurang optimal dan asing masih melakukan aksi jual.

Rupee melemah 0,12% menjadi Rp 16.040 per dolar AS pada perdagangan Selasa (5/7/2024), berdasarkan data Refinitiv. Hal ini memutus tren penguatan rupee selama tiga hari berturut-turut.

Setelah Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data pertumbuhan ekonomi yang melebihi ekspektasi pasar, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal I 2024 sebesar 5,11% year-on-year sudah optimal. Mesin pertumbuhan ekonomi diyakini masih mampu menghasilkan tingkat pertumbuhan yang lebih tinggi.

Ajeeb Hamdani, Analis Kebijakan Ekonomi Apindo, mengatakan pertumbuhan sebesar 5,11% tersebut belum optimal karena pada periode tersebut terdapat fluktuasi inflasi yang memberikan tekanan pada daya beli masyarakat.

Selain itu, ia meyakini diperlukannya insentif moneter, insentif fiskal, dan regulasi yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan.

Dalam konteks moneter, suku bunga acuan yang ditetapkan Bank Indonesia (BI) sebesar 6,25% secara umum kurang ideal dan memerlukan penyesuaian.

Selain itu, asing juga terpantau terus berjualan. Misalnya saja pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa lalu, asing mencatatkan jual bersih di seluruh pasar sebesar Rp 714,39 miliar.

Faktor repatriasi dividen terus menjadi disinsentif bagi asing untuk meninggalkan pasar keuangan Indonesia. Hal ini juga dapat berdampak pada rupee yang akan mengalami tekanan yang semakin besar dalam jangka pendek.

Teknis Rupee

Rupiah terlihat bergerak secara grafik per jam, berkonsolidasi dari support di Rp 15.980/USD ke resistance di Rp 16.100/USD.

Jika pelemahan terus berlanjut, kemungkinan terjadinya pergerakan menuju resistensi semakin tinggi. Sebagai informasi, resistance tersebut berasal dari garis rata-rata 200 jam atau moving average/MA 200.

Baca Juga  Hujan uang APBN di akhir tahun akan memutus kekeringan uang Indonesia

Sedangkan support berasal dari garis lurus yang ditarik dari terendah intraday candle pada 6 Mei 2024.

Foto: Tradingview
Pergerakan rupee terhadap dolar AS

RISET CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]

Artikel selanjutnya

Rupiah melemah, dolar menguat ke Rp 16.255 hari ini pukul 14.00.

(tsn/tsn)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *