Momentum pemilu bagi lembaga keuangan akan meroket hingga akhir tahun 2024

Uncategorized192 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkirakan momentum pemilu 2024 yang terselenggara dengan lancar akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan stabilitas industri jasa keuangan.

“Indonesia tidak berada dalam satu periode tunggu dan lihat seperti yang sering dikatakan jelang pemilu,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dalam Rapat Tahunan Industri Jasa Keuangan, Selasa (20 Februari 2024).

Ia berharap pemerintah dan masyarakat memanfaatkan dinamika yang ada untuk mempercepat pekerjaan sebelum akhir tahun.

Bank Indonesia sebelumnya menyebutkan kredit perbankan akan meningkat sebesar 10,38% year-on-year (y-o-y) selama tahun 2023. Angka tersebut berada di atas perkiraan Bank Indonesia.

Berdasarkan jenis penggunaannya, kredit investasi dan modal kerja meningkat masing-masing sebesar 12,26% dan 10,05% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, secara sektoral, pertumbuhan penyaluran kredit pada tahun lalu ditopang oleh jasa transportasi, perdagangan, serta listrik dan air gas.

Selain itu, pembiayaan syariah per Desember 2023 tumbuh sebesar 15,8% year-on-year dan penyaluran kredit UMKM meningkat sebesar 8,03% year-on-year.

Pertumbuhan penyaluran kredit ini juga diikuti dengan masih adanya kredit bermasalah. Rasio kredit bermasalah (NPL) bruto per Desember 2023 sebesar 2,19% dan rasio NPL net sebesar 0,75%.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

Bos OJK: Tidak ada badai yang sempurna, tahun depan akan seperti ini

(mx/mx)


Quoted From Many Source

Baca Juga  IHSG Tak Bosan Cetak Rekor, Capai 7436! 7 Saham Ini Adalah Pahlawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *