Lo Kheng Hong dan Dendy Soerjono mengambil alih private penempatan CIMB Niaga

Uncategorized132 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) telah melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private positioning sebanyak 10.599.000 saham atau setara 0,04% saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berdasarkan keterbukaan informasi, harga pelaksanaan private penempatan tersebut adalah Rp 1.575 per saham. Total biaya aksi korporasi ini saat itu sebesar Rp 16,69 miliar.

CIMB Niaga menyebut ada dua pihak yang terlibat dalam private penempatan tersebut. Yakni investor kawakan Loh Kheng Hong dan Dendy Soerjono.

Namun tak disebutkan secara pasti berapa jumlah saham yang mereka serap.

Keduanya termasuk dalam 20 pemegang saham teratas BNGA. Per 29 Desember 2023, Lo berada di peringkat ke-14 dengan kepemilikan 19.764.000 saham atau 0,08%. Sedangkan Denny berada di peringkat ke-15 dengan kepemilikan 18.704.600 saham atau 0,07%.

Aksi korporasi ini dilakukan untuk memenuhi aturan BEI sekaligus memenuhi persyaratan untuk tetap tercatat di bursa, yakni memiliki saham yang beredar bebas minimal 50.000.000 lembar saham dan paling sedikit 7,5% dari seluruh jumlah saham tercatat. saham.

Di sisi lain, CIMB Niaga menjelaskan seluruh dana hasil private penempatan ini akan digunakan untuk mendanai perluasan kegiatan usaha berupa penyaluran kredit pada seluruh segmen bisnis perbankan. Termasuk segmen konsumer, korporasi, komersial, dan UKM seperti perbankan konvensional dan perbankan syariah, namun tidak termasuk anak perusahaan.Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) telah melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private positioning sebanyak 10.599.000 saham atau setara 0,04% saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Baca Juga  Peredaran uang pada November 2023 mencapai Rp 8.573 ribu

Berdasarkan keterbukaan informasi, harga pelaksanaan private penempatan tersebut adalah Rp 1.575 per saham. Total biaya aksi korporasi ini saat itu sebesar Rp 16,69 miliar.

CIMB Niaga menyebut ada dua pihak yang terlibat dalam private penempatan tersebut. Yakni investor kawakan Loh Kheng Hong dan Dendy Soerjono.

Namun tak disebutkan secara pasti berapa jumlah saham yang mereka serap.

Keduanya termasuk dalam 20 pemegang saham teratas BNGA. Per 29 Desember 2023, Lo berada di peringkat ke-14 dengan kepemilikan 19.764.000 saham atau 0,08%. Sedangkan Denny berada di peringkat ke-15 dengan kepemilikan 18.704.600 saham atau 0,07%.

Aksi korporasi ini dilakukan untuk memenuhi aturan BEI sekaligus memenuhi persyaratan untuk tetap tercatat di bursa, yakni memiliki saham yang beredar bebas minimal 50.000.000 lembar saham dan paling sedikit 7,5% dari seluruh jumlah saham tercatat. saham.

Di sisi lain, CIMB Niaga menjelaskan seluruh dana hasil private penempatan ini akan digunakan untuk mendanai perluasan kegiatan usaha berupa penyaluran kredit pada seluruh segmen bisnis perbankan. Segmen ini mencakup segmen konsumer, korporasi, komersial, dan UKM seperti perbankan konvensional dan perbankan syariah, namun tidak termasuk anak perusahaan.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

Bank berbondong-bondong ke Paylater, yang terbaru CIMB Niaga.

(ay/ay)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *