Ketukan! TUGU membagikan dividen dengan imbal hasil raksasa di atas 10%

Uncategorized63 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) memberikan restu kepada perseroan untuk membagikan saham kepada pemegang saham dengan imbal hasil tinggi.

Hasil rapat umum pemegang saham tahunan yang diselenggarakan pada 29 April 2024 menunjukkan bahwa 40% dari laba bersih TUGU tahun buku 2023 sebesar hampir Rp 529 miliar ditetapkan sebagai dividen, dan sisanya sebesar 60% atau setara dengan Rp. Rp793 miliar ditetapkan seperti dividen perusahaan. Pendapatan yang disimpan.

Dengan mempertimbangkan keputusan tersebut, maka total nilai dividen per saham yang dibayarkan TUGU setara dengan Rp 148,8. Namun pada 20 Desember 2023, TUGU membayar dividen interim sebesar Rp 90,7 miliar atau setara Rp 25,5 per saham.

Memperhatikan hal tersebut, TUGU akan membagikan sisa dividen tunai sebesar Rp 438,2 miliar atau setara Rp 123,3 per saham. Jika melihat harga penutupan saham Kamis (2 April 2024) di Rp 1.175, maka usulan imbal hasil mencapai 10,5%.

Berakhirnya jangka waktu perdagangan saham yang berhak menerima dividen (tanggal akumulasi) di pasar reguler dan kontrak adalah tanggal 8 Mei 2024, dan di pasar tunai – tanggal 14 Mei 2024. Tanggal pembayaran dividen ditetapkan pada 29 Mei 2024.

Besaran pembagian dividen TUGU untuk tahun fiskal 2023 ini merupakan yang terbesar sejak perusahaan asuransi universal anak usaha Pertamina Group ini tercatat di bursa pada tahun 2018. Sejak resmi menjadi perusahaan publik, TUGU tidak pernah melewatkan pembagian dividen.

Besaran dividen yang dibagikan TUGU pada tahun 2023 tidak lepas dari laba bersih perseroan yang mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah yakni Rp 1,32 triliun. Besaran dividen yang dibagikan sesuai dengan ekspektasi pasar.

Baca Juga  Tekanan pelonggaran suku bunga AS, peluang penguatan rupee sangat tinggi

“TUGU telah menjadi distributor dividen yang konsisten, dengan lima tahun terakhir membagikan antara 30% dan 40% laba bersih.” Tuliskan Research Group Shinhan Sekuritas dalam laporan penelitian Anda.
Perusahaan sekuritas asal Korea ini juga meyakini tingginya imbal hasil dividen yang diberikan TUGU juga menjadi salah satu faktor pendorong pertumbuhan harga saham TUGU hingga tahun 2024.

Sekadar informasi, harga saham TUGU naik 15,2% year to date. Meski harga sahamnya naik dan mengungguli imbal hasil IHSG yang sekaligus turun 2,1%, namun imbal hasil yang ditawarkan TUGU masih di atas 10% dan dua kali lipat bunga deposito rupee berjangka satu tahun di perbankan.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

Hari ini tanggal pembayaran dividen interim TUGU, saham perseroan justru lesu.

(dce)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *