Kabar yang ditunggu-tunggu dunia semakin dekat, pasar saham Wall Street sedang mengalami stagnasi

Uncategorized87 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Wall Street dibuka melemah pada pembukaan Rabu malam (5 Januari 2024) setelah laporan keuangan Chip gagal memenuhi perkiraan dan pasar menunggu keputusan dari bank sentral AS, atau The Fed.

S&P 500 turun 6,7 poin, atau 0,13%, dibuka pada 5.029,03 dan Nasdaq Composite turun 11,7 poin, atau 0,07%, menjadi 15.646,09. Sedangkan Dow Jones Industrial Average naik 29,6 poin atau 0,08% menjadi 37.845,56.

Antisipasi investor terhadap penurunan suku bunga The Fed tampaknya memudar. Pelaku pasar kini mulai sepakat bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunganya pada Kamis dini hari waktu Indonesia.

Faktanya, dalam beberapa kesempatan sebelumnya, para pejabat The Fed, termasuk Ketua The Fed Jerome Powell, telah mengindikasikan bahwa pemangkasan suku bunga masih jauh dari yang diharapkan. Pasalnya, inflasi di AS masih tinggi.

Sementara itu, para pembuat chip menghadapi tekanan dari buruknya perkiraan penjualan AMD untuk chip kecerdasan buatan dan pendapatan kuartal ketiga Super Micro Computer yang jauh dari ekspektasi.

Selain itu, Starbucks merevisi perkiraan penjualan setahun penuh setelah melihat penurunan penjualan di toko yang sama untuk pertama kalinya dalam tiga tahun. Dari sisi data, pertumbuhan lapangan kerja sektor swasta AS juga melampaui ekspektasi pada bulan April, yang semakin menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja masih ketat.

RISET CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]

Artikel berikutnya

Poros Fed menjadi lebih jelas, Wall Street dibuka dengan gembira

(tsn)


Quoted From Many Source

Baca Juga  Harga IPO GOLF milik Tommy Suharto dipatok Rp 200 per saham.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *