Jaksa Agung periksa inisial tokoh penting RBS dalam kasus korupsi timah

Uncategorized106 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Kejaksaan Agung (Kejagung) hari ini memanggil dan memeriksa RBS sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi di PT Timah.

“Dalam rangka penyidikan, sebagaimana kami laporkan, seluruh pihak yang keterangannya menurut kami sangat penting untuk penyidikan, meminta keterangan yang dapat memperjelas peristiwa pidana tersebut, hari ini kami memanggil dan memeriksa RBS sebagai saksi,” kata Ketut Sumedana, Direktur Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Senin (4/1/2024).

Kajian dan informasi RBS diharapkan dapat memberikan pencerahan atas peristiwa kriminalitas yang terjadi saat ini terkait dengan tindak pidana timah di wilayah IUP PT Timah.

“Selain itu, hari ini kami juga melakukan penggeledahan di rumah saudara Yang Mulia dan sedang berlangsung, kita lihat hasilnya, kami tunggu dan ceritakan apa yang sudah kami lakukan,” lanjut Ketut.

Penggeledahan Kejaksaan Agung dilakukan setelah lembaga tersebut menetapkan Harvey sebagai tersangka ke-16 kasus korupsi PT Timah. Kejagung pun menahan pengusaha tersebut mulai Rabu, 27 Maret 2024.

Kejaksaan Agung menduga Harvey punya sejumlah peran dalam kasus yang merugikan negara Rp 271 triliun itu. Kejaksaan menduga pada 2018-2019, Harvey selaku perwakilan PT Refined Bangka Tin (RBT) menghubungi Direktur Utama PT Timah saat itu, Mokhtar Riza Pahlavi Tabrani. Sebelumnya, Kejaksaan Agung menetapkan Riza sebagai tersangka.

Harvey diduga meminta Riza mengatur kegiatan penambangan liar di wilayah IUP PT-Timah. Setelah beberapa kali pertemuan, tercapai kesepakatan mengenai penyewaan peralatan teknologi peleburan timah di wilayah IUP “PT Timakh Tbk”.

“Tersangka HM memaksa pabrik baja PT SIP, CV VIP, PT SBS dan PT TIN untuk ikut serta dalam kegiatan tersebut,” kata Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung, Kuntadi.

Baca Juga  Biaya Administrasi Bank Terbaru Oktober 2023, Mana yang Paling Murah?

Kuntadi mengatakan, setelah itu Harvey diduga memerintahkan pemilik smelter untuk menyisihkan sebagian keuntungan usahanya. Keuntungannya kemudian dibagi antara Harvey dan sejumlah tersangka lainnya.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel selanjutnya

14 Tersangka Terjerat Korupsi PT Timah, Jaksa Agung Ungkap Caranya

(ay/ay)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *