Harga Batu Bara Panas dan Dingin, Emiten Pelayaran Diversifikasi Bisnis

Uncategorized55 Dilihat

Jakarta, CNBC Indonesia- Gejolak geopolitik dan tekanan perekonomian global yang mengarah pada transisi energi terus menjadi sentimen yang membuat harga batubara terus berfluktuasi. Sempat anjlok, harga batu bara naik lebih dari 1% pada perdagangan kemarin, Rabu (12/6/2024), menjadi US$135,45 per ton, didorong oleh prospek pengurangan pasokan akibat rencana Kolombia memutuskan menghentikan ekspor ke Israel.

Direktur Utama PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) Andrew Kam menilai kinerja harga batu bara masih cukup baik dan pelaku usaha terkait terus mendapatkan keuntungan. Harga batubara diperkirakan akan tetap berada pada kisaran US$120-$130 per ton pada tahun 2024, sehingga produktivitas tidak akan terpengaruh.

Menghadapi harga batu bara yang bergejolak, industri pelayaran terus mendorong diversifikasi usaha dengan mengangkut produk industri mulai dari nikel dan besi hingga semen dan pupuk.

Bagaimana pengaruh fluktuasi harga batu bara terhadap emiten pelayaran? Bagaimana strategi bisnis industri pelayaran seperti HATM? Selengkapnya simak perbincangan Maria Katarina dengan Presiden Direktur PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) Andrew Kam di Closing Bell, CNBCIndonesia (Kamis 13/06/2024).

Saksikan liputan langsung program TV CNBC Indonesia lainnya di sini.


Quoted From Many Source

Baca Juga  Asing berbondong-bondong menjual saham tersebut kemarin, apa yang dibicarakan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *