Di hadapan Jokowi, Kepala BI mengatakan dunia masih bergejolak

Uncategorized58 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan situasi dunia saat ini kurang baik. Terdapat sejumlah permasalahan global yang patut diwaspadai karena dapat memberikan tekanan pada perekonomian domestik.

Hal itu diungkapkan Perry pada Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Nasional Tahun 2024 di Istana Negara Jakarta, Jumat (14/6/2024). Acara dibuka oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Ke depan, sinergi tersebut perlu terus kita perkuat mengingat kondisi lingkungan global yang masih belum bersahabat,” ujarnya.

“Kita perlu mengatasi tantangan masa depan dengan sinergi yang berkesinambungan dan berkesinambungan, yang penting untuk mengendalikan inflasi di masa depan, terutama dalam memperkirakan harga pangan dan energi karena konflik geopolitik yang sedang berlangsung, tantangan ketidakpastian pasar keuangan global dan masalah struktural seperti produktivitas dan inefisiensi data pangan. ,” jelas Perry.

Meski demikian, Perry menegaskan situasi perekonomian di Indonesia masih dalam kondisi baik. Terlihat perekonomian mampu tumbuh sekitar 5% dan inflasi terjaga di bawah 3%.

“Inflasi masih dalam kisaran target 2,5 plus minus 1% pada tahun 2024 dan 2025,” kata Perry.

BI akan terus memperkuat bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, melalui kerja sama yang erat dengan pemerintah pusat dan daerah.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel selanjutnya

Hanya dalam waktu dua minggu di tahun 2024, RI akan kebanjiran dana asing senilai US$3 miliar.

(arj/pengusir hama)


Quoted From Many Source

Baca Juga  Kecemasan! Bursa Asia dibuka terbakar, Nikkei gagal mencetak rekor lagi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *