BRIS kembali melonjak, kapitalisasi pasar melebihi BRPT GOTO DCII

Uncategorized227 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Saham emiten perbankan syariah yakni PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI kembali menguat pada perdagangan Senin (29 Januari 2023).

Saham BRIS ditutup menguat 7,27% pada Rp 2.140 per saham. Meski berhasil melambung tinggi, jarak dari harga tertinggi sepanjang masa pasca merger hingga penutupan hari ini masih cukup jauh. Harga tertinggi BRIS pasca merger adalah Rp 2.867 per unit pada 26 Februari 2021, satu bulan setelah merger.

Saham BRIS hari ini diperdagangkan sebanyak 10.290 kali dengan volume 44,73 juta lembar saham dan nilai transaksi Rp 94,17 miliar.

Kapitalisasi pasar perseroan saat ini mencapai Rp 98,72 triliun, dengan posisi BRIS yang sebelumnya berada di peringkat 20 kini berada di peringkat 17.

Pada saat yang sama, BRIS berhasil menyalip tiga saham yakni PT DCI Indonesia Tbk (DCII) yang kapitalisasi pasarnya kini mencapai Rp 91,66 triliun, kemudian PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 93,71 triliun, dan PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) senilai Rp 96,09 triliun.

Pergerakan saham BRIS bullish Selama 3 bulan terakhir terdapat respon positif dari investor baik dalam maupun luar negeri.

Pergerakan saham BRIS juga mencerminkan prospek kinerja keuangan yang positif, dengan prospek pasar perbankan syariah Indonesia yang tetap kuat. di bawah penetrasiserta perbankan Indonesia yang masih tumbuh sehat dan stabil.

Sebagai informasi, berdasarkan laporan keuangan perseroan hingga November 2023, laba bersih bank syariah hasil merger tiga anak perusahaan pelat merah itu tercatat sebesar Rp 5,1 triliun, meningkat 30% year on year (tahun demi tahun/yoi).

Peningkatan laba bersih ini seiring dengan peningkatan pembiayaan yang disalurkan mencapai Rp235,01 triliun atau meningkat sekitar 14% (YoY).

Baca Juga  “Hari Penghakiman” semakin dekat, tegas ketua OZhK

BSI juga mendukung kualitas aset tetap.wajar. Hal ini dibuktikan dengan pembiayaan bermasalah atau pembiayaan bermasalah (NPF) bruto yang turun menjadi 2,15% dari angka November 2022 sebesar 2,53%.

Ke depan, dengan hampir 20 juta nasabah dan penetrasi perbankan syariah yang saat ini masih tergolong rendah, potensi pertumbuhan BRIS masih sangat menjanjikan.

Di sisi lain, BRIS optimis pertumbuhan laba tahunan akan melebihi 30% pada tahun 2023. Jika melihat laporan keuangan kuartal III 2023, laba bersih BSI mencapai Rp 4,2 triliun hingga September 2023. Penjualan ini meningkat sebesar 31,04. % Hai.

Pada tahun 2024, BRIS memperkirakan pada tahun 2024 mampu meraih hasil positif di tengah kondisi perekonomian global yang masih penuh tantangan. Optimisme tersebut tidak lepas dari kuatnya fundamental bisnis perseroan dan perekonomian nasional yang dinilai tetap kuat.

Direktur Treasury dan Perbankan Internasional BSI Moh. Adib mengatakan, kekuatan fundamental pertama suatu perusahaan yang akan berkontribusi terhadap kinerjanya adalah jumlah pelanggan.

BSI saat ini menjadi bank dengan jumlah nasabah terbesar ke-5 di Indonesia, dengan pertumbuhan 19,22 juta atau 10,9% year-on-year hingga Q3 2023.

Kedua, BSI kuat dalam pembiayaan konsumen. Hingga September 2023, BSI telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp232 triliun, meningkat 15,94% year-on-year. Segmen konsumen mendominasi dengan nilai Rp 117,92 triliun.

Ketiga, BSI juga memiliki fokus nyata pada segmen UMKM. Padahal, hingga September 2023, dari pembiayaan berkelanjutan BSI yang mencapai Rp53,6 triliun, mayoritas yakni Rp43,4 triliun diserap oleh segmen UMKM.

RISET CNBC INDONESIA

[email protected]

Penolakan tanggung jawab: Artikel ini merupakan produk jurnalistik berdasarkan pandangan Riset CNBC Indonesia. Analisis ini tidak dimaksudkan untuk mendorong pembaca membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investasi terkait. Keputusan sepenuhnya ada di tangan pembaca dan kami tidak bertanggung jawab atas segala kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan ini.

[Gambas:Video CNBC]

Baca Juga  Sebut Tas dari Marsha Aruan KW, Fuji Dinilai Tak Sopan - Banjir Kritikan

Artikel selanjutnya

Investor Baru BSI, Pemerintah Prioritas Timur Tengah

(bhd/bhd)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *