Berkomitmen memperkuat tata kelola: WIKA meluncurkan platform WISE

Uncategorized45 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) memperkenalkan platform WIKA Integrated Intelligent Electronic Procurement (WISE) sebagai terobosan baru dalam fungsi pengadaan supply chain management (SCM) yang semakin transparan.

Platform berbasis aplikasi web ini diluncurkan sejalan dengan strategi perusahaan dalam memperkuat tata kelola yang termasuk dalam praktik 8 Health Stream.

Berkat platform ini, proses tender bisa dilakukan secara transparan. Dimana pemasok dapat memantau langsung status proses tender sehingga meminimalkan kemungkinan terjadinya korupsi.

Di sisi lain, Perseroan juga mendapatkan keuntungan dari penggunaan platform tersebut. Dimana Perseroan akan mendapatkan harga yang lebih kompetitif dengan kualitas yang telah ditentukan sehingga diharapkan dapat menjamin efisiensi Perseroan.

“Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk terus mengedepankan transformasi digital di berbagai bisnisnya untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan penerapan tata kelola yang lebih kuat, yang sejalan dengan strategi keberlanjutan WIKA,” kata Direktur Utama WIKA Agung Budi Wasquito dalam keterangan tertulisnya, Selasa. (21 Mei 2024).

Selain itu, sejalan dengan upaya penguatan tata kelola perusahaan dan digitalisasi melalui peluncuran platform WISE, WIKA kembali mendapatkan peringkat risiko yang semakin tinggi dari lembaga pemeringkat Environmental, Social and Governance (ESG) internasional yaitu Sustainalytics dengan skor 28,2 (risiko sedang) atau lebih tinggi dari skor sebelumnya yaitu 29,8 (risiko sedang).

Peringkat terbaru ini semakin memperkuat posisi perusahaan sebagai perusahaan konstruksi ESG dengan peringkat terbaik di Indonesia dan setara dengan perusahaan konstruksi global seperti Vinci Construction, ujarnya.

Penilaian tersebut didasarkan pada penerapan tata kelola yang baik yang dilakukan Perseroan, dibuktikan dengan adanya Kebijakan Anti Korupsi Sistem Anti Korupsi (SMAP) dan adanya Whistleblowing System yang baik, yang telah terintegrasi dengan Komite Pemberantasan Korupsi. (BPK).

Baca Juga  Investor Ritel Skeptis Tentang Bitcoin dan Keruntuhan Pasar Kripto

Selain itu, Perseroan dinilai mengkhawatirkan dampak karbon dari proses konstruksi yang dibuktikan dengan rencana pengurangan emisi karbon dioksida (carbon footprint) di seluruh wilayah operasional Perseroan.

Agung mengatakan penunjukan tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menerapkan kebijakan keberlanjutan dan menciptakan nilai jangka panjang melalui praktik berkelanjutan di seluruh bisnis WIKA dengan mengintegrasikan strategi dan aktivitas ke dalam tanggung jawab lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan.

Artikel selanjutnya

Oleh karena itu WIKA menyadari perlunya penguatan manajemen

(dpu/dpu)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *