Aturan DHE dan Kerja Sama LCT: Seberapa Efektif Melindungi Rupee?

Uncategorized82 Dilihat

Jakarta, CNBC Indonesia- Di tengah gejolak perekonomian global, Ekonom Bank Danamon Irman Faiz masih melihat prospek Indonesia mempertahankan surplus perdagangan pada tahun 2024, meski jumlahnya menyusut.

Dimana konflik geopolitik akan terus mendorong ekspor komoditas, meskipun sektor manufaktur akan lebih lesu di era suku bunga tinggi. Neraca perdagangan diperkirakan masih surplus, namun transaksi berjalan kembali defisit.

Di sisi lain, Ketua Umum Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Benny Soetrisno menilai langkah pemerintah positif dalam mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS melalui upaya mengurangi ketergantungan dengan memperkuat kerja sama transaksi mata uang lokal (LCT).

Bagaimana ekonom melihat nasib cadewa dan dampaknya terhadap rupee? Bagaimana pengaruh kerja sama LCT dan kebijakan DHE terhadap eksportir? Selengkapnya lihat perbincangan Andi Shalini dengan Ketua Umum Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Benny Soetrisno dan Ekonom Bank Danamon Irman Faiz di Power Lunch, CNBC Indonesia (Senin, 13 Mei 2024)

Saksikan liputan langsung program TV CNBC Indonesia lainnya di sini.


Quoted From Many Source

Baca Juga  Emiten pelayaran ini sangat ingin bergabung dalam pertukaran karbon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *