ADB melunasi utang RI sebesar Rp6,6 triliun dan membangun sistem saluran pembuangan air limbah

Uncategorized168 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia-Indonesia mendapat pinjaman baru dari Asian Development Bank (ADB) senilai US$419,6 juta atau setara Rp 6,6 triliun. Pinjaman baru ini akan digunakan untuk proyek sanitasi inklusif di seluruh kota.

“Proyek ini merupakan salah satu proyek sanitasi inklusif terbesar yang didukung ADB di Indonesia hingga saat ini, sejalan dengan inisiatif komprehensif kami untuk mengatasi perubahan iklim,” kata Country Director ADB Indonesia Jiro Tominaga dalam keterangan tertulisnya, Kamis (1/2/2024). .

Jiro mengatakan pinjaman tersebut akan digunakan untuk memperluas akses terhadap layanan sanitasi yang berketahanan iklim, memadai dan dikelola dengan aman di kota Mataram, Pontianak, dan Semarang.

Penyediaan sanitasi dinilai penting karena saat ini 77% rumah tangga di Indonesia sudah memiliki akses terhadap fasilitas sanitasi dasar seperti septic tank. Namun, hanya 7% rumah tangga yang memiliki akses terhadap sistem pembuangan limbah yang terorganisir dan aman yang mengangkut limbah rumah tangga ke instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

ADB memperkirakan bantuan senilai ratusan juta dolar akan meningkatkan sistem sanitasi bagi sekitar 2,5 juta orang di tiga kota tersebut. Proyek ini akan dikembangkan dengan mempertimbangkan prinsip-prinsip sanitasi inklusif di seluruh kota, memastikan setiap orang memiliki akses terhadap layanan sanitasi terpadu.

“ADB senang dapat terus bekerja sama dengan Indonesia untuk memperluas akses terhadap layanan sanitasi yang lebih baik, yang merupakan kunci menuju masyarakat yang sehat dan produktif,” kata Jiro.

Jiro memperkirakan sistem saluran pembuangan yang sedang dibangun sepanjang 200 kilometer dan berkapasitas 57 ribu meter kubik per hari. Proyek ini akan dirancang agar tahan terhadap perubahan iklim dan bencana alam, termasuk pembangunan struktur di atas tanah untuk melindungi instalasi pengolahan banjir, mengelola volume air hujan, dan memasang groin.

Baca Juga  Video: Ikhtisar nilai tukar dolar AS

Selain itu, proyek ini akan fokus pada peningkatan fasilitas pengelolaan lumpur tinja, penguatan kerangka peraturan dan peningkatan efisiensi operasional operator layanan sanitasi di berbagai bidang seperti tata kelola, digitalisasi, dan manajemen aset.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel selanjutnya

Sekarang! Bukan Amerika atau Tiongkok, negara ini merupakan penyedia utang terbesar bagi Indonesia.

(pengusir hama/pengusir hama)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *